Tuesday, March 4, 2014

Posted by adrianizulivan Posted on 8:16:00 PM | No comments

Telak!



Mahasiswi sebuah kampus di New Zealand ambil studi tentang komunitas @jalinmerapi (JM). Dia orang Indonesia. Sama Bataknya sama awak. Kemarin, dia diundang ke lokakarya. Ada parapihak yang selama ini aktif menghidupi JM, agar bisa ngobrol awal untuk penelitiannya ini.

Di waktu coffe break, obrolan telak dua perempuan. A dan B.

Telak 1:
B: Wajahmu kok kaya sering lihat ya, Mbak...
A: Sering nonton infotemen ya? *dalam hati*
B: Iya lho, familiar banget...
A: Iya, muka Batak kan mirip-mirip... *masih dalam hati*
B: Sospol ya?
A: Heh, S1-nya di UGM? Jurusan apa?
B: Komunikasi
A: Angkatan? 
B: 2001
A: Heh, berarti kita sekelas dan ospek bareng!
Stop pakai "mbak-mbak" dan obrol ngalor-ngidul tentang kawan-kawan seangkatan.

Telak 2:
A: Di NZ ambil apa? 
B: Kampusnya? Canterbury.
A: Eh aku pernah penelitian bareng GNS, salah satu penelitinya Noel Trustum.
B: Wah, aku gak kenal orang-orang tua di sana...
A: Kalau studi masternya?
B: Masternya dulu di UI, Komunikasi juga. Sekarang ambil bencana...
A: Ini lagi DOKTOR???!
Berakhir dengan si B nyemangatin si A untuk sekolah lagi. "NZ itu banyak beasiswa tentang bencana, kan kamu concern ke isu ini..."

Telak 3:
A: Gak sekalian ikutan ke Merapi? (seorang peneliti Jerman ikut rombongan teman-teman Merapi pulang)
B: Jangan sekarang, kasihan anakku.
A: Udah punya anak??? *ini kemudian terasa agak lebay. Usia-usia segini, punya anak ya biasa aja kali yes*

Telak 4:
A: Erupsi Kelud kemaren udah di Yogya? Lebih serem dari Merapi...
B: Enggak. Karena bandara tutup, makanya baru bisa sekarang. Tapi aku di sini waktu erupsi 2006.
A: Oh masih di sini ya...
B: Waktu itu udah di Jakarta, setahun setelah lulus. Erupsi 2006 itu kebetulan lagi liburan di Yogya...
A: Jadi dia lulus EMPAT TAHUN! *dalam hati lagi*

Perempuan A adalah aku. Perempuan B adalah Dwie Irmawati Gultom. Gambar itu kami lagi cekakakan di kantor @BPPTK, bersama si mas-mas peneliti Jerman.

Telak!

Mlekom,
AZ

Categories:

0 comments:

Post a Comment

  • Atribution. Powered by Blogger.
  • ngeksis

  • mata-mata